Penyemprotan Desinfectan Di Buleleng Sasar Pasar dan Tempat Ibadah

  • Admin Humassetda
  • 21 Maret 2020
  • Dibaca: 78 Pengunjung

Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali melaksanakan penyemprotan desinfectan secara massal  hampir di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng. Selain menyasar gedung perkantoran, penyemprotan desinfectan yang dilaksanakan Sabtu (21/3), juga menyasar pasar dan tempat ibadah yang berlokasi di sekitar kota Singaraja. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mencegah semakin meluasnya penularan virus Corona atau Covid-19 di wilayah Buleleng.

Pelaksanaan penyemprotan desinfectan sampai ke tingkat desa yang dilakukan kali ini berdasarkan Surat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kab.Buleleng, yang menginstruksikan seluruh instansi pemerintahan yang ada di Kabupaten Buleleng untuk melakukan desinfeksi di tempat-tempat publik yang ada wilayah instansi masing-masing.

Instruksi inipun diikuti oleh seluruh instansi pemerintahan baik SKPD Pemkab Buleleng, instansi vertikal, para Camat, bahkan terpantau juga di beberapa Kantor Perbekel melaksanakan hal serupa.

Di sekitar Kota Singaraja, Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG memimpin langsung desinfeksi masal ini. Dengan dibantu relawan PMI Buleleng, Sutjidra menyasar beberapa tempat ibadah dan pasar yang ada di kawasan kota Singaraja.

Beberapa tempat ibadah yang menjadi sasaran desinfeksi kali ini yaitu Pura Bale Agung Buleleng, Pura Dalem Desa Adat Buleleng, Masjid Agung Jami’ Singaraja, dan Tempat Peribadatan Lin Gwang Kiong. Sedangkan pasar yang disasar yaitu Pasar Buleleng dan Pasar Anyar.

Wabup Sutjidra menjelaskan, upaya ini menjadi bagian dari tindakan pencegahan penyebaran virus Corona, mengingat tempat-tempat yang dijadikan sasaran desinfeksi kali ini merupakan tempat-tempat publik yang sering dikunjungi masyarakat.

“Kalau keramaian sih kita tidak bisa cegah, karena ini pasar. Tapi dengan setiap pagi dilakukan desinfeksi di pasar kami berharap bisa mencegah penularan virus ini. Dan ini akan kami sosialisasikan ke pedagang-pedagang,” kata Sutjidra.

Untuk itu, Sutjidra berharap agar para pedagang di pasar bisa secara swadaya melakukan desinfeksi di sekitar tempat berjualan. Dirinya juga meminta kepada pihak manajemen PD.Pasar untuk menyiapkan alat penyemprot desinfectan di masing-masing pasar yang menjadi wilayah pengelolaannya.

“PD.Pasar juga agar melaksanakan penyemprotan setiap pagi, sehingga masyarakat yang berbelanja merasa aman. Jadi PD.Pasar agar menyiapkan minimal 2 alat semprot di setiap pasar,” pintanya.

Ditegaskan pejabat asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini, selain melakukan desinfeksi, masyarakat juga diharapkan secara konsisten melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menurutnya, PHBS jauh lebih efektif untuk mencegah penularan Covid-19 dibandingkan dengan upaya lainnya. Namun demikian, setiap upaya yang dapat mengurangi resiko penularan Covid-19 saat akan terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

“Jadi semua pihak harus turut berpartisipasi dalam upaya pencegahan ini. Saat ini juga tengah digencarkan social distancing, untuk itu mari sama-sama kita ikuti apa yang menjadi himbauan pemerintah,” tutupnya.***(tri)

Share Post :