8970900930 prokomsetda@bulelengkab.go.id
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Vaksinasi COVID-19 Pada Tiga DTW di Buleleng Dimulai dari Pemuteran
Admin prokomsetda | 25 Maret 2021 | Dibaca 415 kali

Vaksinasi COVID-19 di tiga Daerah Tujuan Wisata (DTW) Buleleng, Bali yang diusulkan menjadi zona hijau dimulai dari Daerah Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. Ini sesuai dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya.

 

Vaksinasi yang dilakukan di Hotel Adi Asri ini dipantau langsung oleh Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Kamis (25/3).

 

Ditemui usai pemantauan, Sutjidra menjelaskan vaksinasi dilakukan di tiga DTW yang diusulkan menjadi zona hijau yaitu Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Lovina, Kecamatan Buleleng dan Munduk, Kecamatan Banjar. Vaksinasi dilakukan mulai hari ini dimulai dari Desa Pemuteran. Termasuk kawasan wisata Batu Ampar. “Kita mulai dari wilayah barat dulu,” jelasnya.

 

Sasaran dari vaksinasi ini adalah para pekerja di sektor pariwisata yang ada di Pemuteran. Kemudian, para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang memang diwajibkan memiliki sertifikat vaksinasi untuk bisa berangkat bekerja lagi di luar negeri. Jumlahnya sekitar 400 orang. Masyarakat juga sangat antusias untuk mendapatkan vaksin COVID-19. Sehingga diharapkan tiga DTW termasuk Pemuteran bisa menjadi zona hijau. “Dengan begitu, wisatawan mancanegara maupun domestik bisa datang,” ucap Sutjidra.

 

Sementara itu, Koordinator Badan Pimpinan Cabang Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Buleleng wilayah barat Gede Sentana menyebutkan proses vaksinasi berjalan lancar. Diharapkan dengan adanya vaksinasi ini, para pekerja pariwisata khususnya di kawasan Pemuteran bisa bersemangat lagi. Termasuk juga pemerintah. “Pemerintah bisa memberikan lagi vaksin kepada pekerja pariwisata sehingga mereka siap secara kesehatan untuk melayani para wisatawan,” sebutnya.

 

Di sisi lain, Ketua BPC PHRI Buleleng Dewa Ketut Suardipa mengatakan selaku Ketua mengucapkan rasa terima kasihnya terhadap Pemkab Buleleng karena telah mengalokasikan vaksin untuk para pekerja pariwisata. Khususnya di Kawasan Wisata Batu Ampar yang mana jumlah pekerja pariwisata sebanyak 2.000 orang. Hari ini 20 persen dari jumlah tersebut yaitu 400 orang divaksin. “Semoga apa yang diharapkan yaitu tiga zona hijau bisa terpenuhi,” kata dia.

 

Ada salah satu kawasan wisata lagi di Buleleng bagian timur yaitu kawasan Air Sanih. Di kawasan ini terdapat 30 hotel besar. Pangsa pasarnya adalah wisatawan dari eropa. Untuk mempersiapkan target pemerintah pusat untuk membuka kembali pariwisata Bali yaitu pada bulan Juli 2021. Diharapkan setelah tiga kawasan sebelumnya tuntas, vaksin bisa diberikan di kawasan timur. “Termasuk kawasan Pantai Penambangan yang selama ini pangsa pasarnya adalah wisatawan lokal,” pungkas Suardipa. (dra)

 

Share Berita Ini :